Acara Adat “Tepang Panggih” Iringi Resepsi Pernikahan Lilis & Ari

oleh

Jakarta, Nawacitanewslib.com – Adat budaya Jawa ternyata masih dipertahankan oleh kalangan masyarakat Indonesia khususnya suku jawa. Hal ini terlihat pada acara resepsi pernikahan Lilis Wulandari, Putri pertama dari Habib Saepurahman dan Dariyah dengan Ari Tri Rizki Putra ketiga dari  Sudiro/Udi dan Robiah, bertempat di Gedung Aula 19 Jaya, Gg. Bensin, Rt. 05/05 Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu, ( 08/09/2018)

Adalah Reva Salon atau yang lebih dikenal Mama Athur yang merias dan  memperagakan adat budaya Jawa, tepatnya adat Solo Jawa Tengah. Bahkan tak hanya budaya jawa saja yang sering ia  tampilkan dalam setiap acara resepsi pernikahan, adat tradisional nusantara seperti adat Sunda, Padang, Bugis, bahkan adat Bali pun kerap ia tampilkan di setiap acara resepsi pernikahan.

Kali ini Reva salon menampilkan adat pakaian Jawa Solo, Jawa Tengah.  Dengan gaun warna hitam yang di hiasi pernak-pernik khas warna keemasan menambah anggun dan cantik yang memakainya. Seperti terlihat pada lilis, dengan tubuh yang tinggi semampai, ia begitu cantik dan anggun. Ini tak lepas juga dari hasil tangan kreatif mama Athur, yang merias wajah Lilis begitu apik.

Gending lagu jawa terus  mengiringi langkah dua pasangan pengantin yang sedang menjalankan ritual adat “tepang panggih” yang di pandu oleh  Charlie Hartono, dan MC pak Jamin, personil dari  group Campur Sari pimpinan Mas Towel. Kemudian kedua pengantin  saling melempar daun sirih, dilanjut dengan injak telur dan sang mempelai wanita membasuh dengan air lalu melapi dengan tisu. Ini melambangkan bahwa sang istri harus berbakti pada suaminya yang tercinta.

Tembang jawa terus mengalun, sang ayah menggandeng kedua pengantin menuju pelaminan diikuti pengiring dari dua keluarga pengantin. Pemandu adat terus memandu hinga kepelaminan dan miminta photographer untuk mengabadikan momen istimewa ini.

Para tamu undangan yang sejak dari pagi menunggu, antusias mengucapkan selamat kepada keluarga Sudiro/Sudi dan keluarga Kundori dan kedua pengantin. Sementara kedua keluarga dan kedua mempelai yang ber bahagia dengan penuh ramah menyalami setiap para tamu undangan. Sesekali para tamu itu minta diabadikan, dan dengan sigapnya sang photographer “menjepret” setiap tamu undangan yang ingin berphoto dengan pengantin.

Menjelang siang suasana makin meriah dengan diiring musik hadrah, Dzunnur’ain yang personilnya sebagian besar para remaja, pimpinan Ust. Drs. Akhjar Rosadi yang beralamat Jln SMP 122 Penjaringan, Kapuk Muara, Jakarta Utara. Menurut salah seorang  personilnya,  group hadrah ini beridiri sudah hampir empat tahun. Dia juga mempromosikan group hadroh ini bisa dipanggil untuk berbagai acara. “ Hubungi nomor ini saja mas, 0813 9865 0729 atau di instagram : @hadrah_dzunnurain,” ujarnya di saat istirahat.* (Ade Sukarsin)

 

Tonton Juga Video Ini :