Kades Kohot Akan Menindak Tegas Praktek Pungli Pada Prona

oleh

Kabupaten Tangerang, NawacitaNewsLib.com – Program Nasional Agraria (Prona) yang merupakan program pemerintah pusat untuk pembuatan sertifikat tanah gratis bagi masyarakat kurang mampu yang pelaksanaannya di tingkat desa.

Program yang dicanangkan Presiden Joko Widodo untuk PTSL (Pendaftaran Tanah Sitematis Lengkap ) ini merupakan program yang rawan menjadi bancakan oknum aparat di tingkat desa, sebab tak jarang pembuat sertifikat massal ini dimintai biaya oleh oknum aparat desa untuk mengurus sertifikat melalui prona ini.

Ada beberapa warga saat ditemui NawacitaNewsLib.com mengatakan sangat berterima kasih sekali kepada Kepala Desa Lohot yang sudah mensukseskan program Prona ini untuk masyarakatnya.

“Karena kalau tidak ada program ini, saya mau membuat surat sertifikat mikir mikir dulu karena buat makan aja saya masih susah, apa lagi buat sertifikat? Untung aja ada program Prona yang sudah saya dapatkan dari  Pak Rohaman Kepala Desa saya yang mau memperhatikan masyarakatnya. Saya berterima kasih sekali pada beliau.”

Kepala Desa juga tidak pernah meminta, apa lagi sampai mematok harga. “Tapi saya sebagai warga juga tidak menutup mata kepada Rt atau pun Rw dan stafnya,”  ujar Sakah.

Kepala Desa Kohot mengatakan dengan adanya program PTSL (Pendaftaran Tanah Sitematsi Lengkap ) yang di sebut Prona ini ia pun menghimbau kepada Rt / Rw dan stafnya agar jangan sekali kali meminta atau mematok harga kepada warga, karena ini sudah ada aturannya dari Presiden langsung.

“Jadi kami minta masyarakat untuk melapor apabila mengetahui tindakan oknum yang ditengarai melakukan pungli, sehingga kami bisa menindak secara massif,” tuturnya. (Nursiah/Ahmad)