Oknum UPT Dilaporkan Ke Kejaksaan?

oleh
ilustrasi

Tangerang, Nawacitanewslib.com – BP2A2N mengaku melaporkan Ko oknum PLT KCD Dinas Pendidikan Kecamatan Cipondoh kepada Kejaksaan Negeri Kota Tangerang.
Laporan itu terkait, dugaan Pungli Kegiatan Work Shop Kepala Sekolah Dasar Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang, pada pertengahan Januari Tahun ini.
Berdasarkan data yang dimiliki, tiap Sekolah Dasar di pungut biaya sebesar Rp 1.960.000 dari sekurang -kurangnya 30 an sekolah.

PLT UPT Pendidikan Kecamatan cipondoh, yang berinisial Ko, yang kini menjabat sebagai Sekretaris Kelurahan Tanah Tinggi, saat dikonfirmasi dikantornya minggu lalu, membenarkan kegiatan tersebut, dan mengaku pihaknya hanya bersifat menerima surat pemberitahuan kegiatan saja dari pihak penyelenggara. Menurutnya penarikan uang dari sekolah untuk kegiatan Work shop tidak melanggar aturan.
” Silahkan ke pak suherman kepala sekolah petir 2, beliau ketuanya. Dan sepengetahuan saya dana itu tidak melanggar aturan,” kata ko.

Lubis Ketua BP2A2N, saat dikonfirmasi mengaku sudah melaporkan oknum KCD Pendidikan Kecamatan Cipondoh ke pihak Kejaksaan Negeri Kota Tangerang.
Ironisnya, Lubis tidak mau menjelaskan nomor surat pengaduan tersebut.
Sebelumnya Suherman, saat dikonfirmasi di SDN Petir 2, tidak berada ditempat.
” Bapak lagi ada kegiatan O2SN di Cipondoh pak,” kata salah seorang Guru yang tidak mau disebutkan namanya.

Robert, Ketua LSM Peduli anak Bangsa (PAB) DPD Provinsi Banten, terkait permasalahan ini kemarin di kantornya menjelaskan, Pemerintah sudah buat Peraturan Presiden No 87 Tahun 2016 Tentang Satuan Tugas Saber Pungli, semua penggunaan Dana BOS sudah diatur oleh Pemerintah. Jika benar pungutan itu dilakukan tidak sesuai dengan aturan yang ada, sudah seharusnya aparat Hukum menindak tegas oknum Kepala Sekolah dan UPT Pendidikan.
” Kami akan mengawal proses hukum yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan, ” kata Robert.
Bersambung (Mar.Tim Investigasi)